NUansa.UMT

Saya Ikhlas Jadi Istrimu ( Ketika Doa Mengalahkan Logika ) ** Tamat**

Malam itu agus duduk sendirian di Mushola kecil dibelakang rumah sakit, lampu temaram menyorot wajahnya yang khusuk, angin malam membawa aroma bunga kenanga dari taman, dengan suara nyaris tak terdengar ia berdoa…” ya Tuhanku ..bukan untuk membuktikan diriku aku berdoa pada malam ini tapi untuk menyentuh hari yang sombong, agar ia Kembali mengenal mu, sementara itu dikamar VIP, salsa duduk disisi ranjang ibunya, menatap wajah Wanita yang kini mulai bisa tertawa ringan, tapi dibalik senyum itu, hatinya justru dihantui rasa takut, bukan karena penyakit tapi karena janji yang ia ucapkan siang tadi, apakah aku terlalu gegabah …”gumamnya namun hatinya menjawab lembut”…atau mungkin inilah cara tuhan menegurmu.

Ke esokan harinya, sesuatu yang lebih besar terjadi, ibu salsa bisa berdiri degan bantuan tongkat dua hari kemudian ia mulai berjalan pelan tanpa alat bantu, dokter  rehabilitas yang menanganinya sampai meneteskan air mata, saya belum pernah melihat pemulihan secepat ini dok salsa, ini seperti mukjizar…”tanya nya lirih”… salsa berdiri terpaku di depan ruang Latihan, matanya menatap ibunya yang kini bisa tertawa sambil melangkah dan diujung ruangan Agus berdiri diam…hanya tersenyum tanpa kata ..salsa berjalan mendekat perlahan “..agus dia bisa jalan lagi”.. agus tersenyum. Aku tahu karena dianya sudah didengar, doa siapa…tanya salsa lirih..” doa seoran ganak yang akhirnya belajar rendah hati, “ jawab agus “…air mata salsa jatuh tanpa bisa ditahan, semua gengsi, semua keraguan runtuh seketika.

Salsa menatap agus bukan lagi sebgai orang Asing, tapi sebagai seoseorang yang mengajarinya arti percaya, agus menatap salsa dengan lembut, janji tetaplah janji, ucapnya pelan tapi tegas..dokter salsa pun terdiam wajahnya memerah, bibirnya gemetar menyahan haru, jadi engkau masih ingat,,tanya nya lirih. Agus tersenyum tipis, bagaimana mungkin saya lupa sesuatu yang diucapkan dari hati …salsa pun menunduk air matanya jatuh membasahi pioinya yang pucat….aku….aku tidak tahu harus berkata apa, agus menatapnya degan damai…kau tak perlu berkata apa-apa, tuhan sudah menjawab semua nya lewat ibumu.

Malam itu dibalkon rumah sakit salsa memandang lagit berbintang, angin lembut menyapu rambutnya, membwa kenangan yang tak mungkin ia lupakan, senyum kecil muncul diwajahnya ia teringat pada pada peria sederhana yang datang tanpa pamrih, tapi meninggalkan jejak mendalam dihatinya, untuk pertama kalinya salsa benar-benar mengerti, bahwa cinta sejati tak lahir dari harta, jabatan ataupun rupa, kadang cinta datang dari hati yang paling sederhana, dari seseorang yang hanya tahun cara berdoa dengan tulus.

Ke esokan harinya suasana rumah sakit berbeda, penuh senyum dan air mata Bahagia, ibu salsa resmi dinyatakan sembuh total, semua hasil laboratium menunjukan keajaiban, organ berfungsi normal, tekanan darah setabil dan tak ada lagi jejak penyakit langka yang dulu hampir merenggut nyawanya, kabar itu menyebar cepat, para dokter, perawat bahkan pasien lain ikut bersyukur, tapi tak ada yang lebih terharu dari salsa sendiri ia berdiri ditepi ranjang ibunya menatap dengan mata berkaca-kaca sang ibu kini bisa berdiri tegak berjalan tanpa tonkat dan menatap putrinya dengan tatapan lembut penuh kasih.. nak…jangan menagis, katanya sambil mengusap pipi salsa, air mata mu sekarang bukan untuk sedih tapi untuk bersyukur salsa tersenyum diantara isa…ibuk aku masih tak percaya ini semua seperti mimpi, bukan mimpi salsa..”jawab ibunya lembut’..ini jawaban doa yang kau dan aku, serta orang itu panjatkan.

Nama orang itu membuat dada salsa hangat ia menoleh keluar jendela mencari sosok yang kini begitu berarti dalam hidupnya, tapi agus sudah pergi sejak pagi tanpa pesan, tanpa pamit, ia datang tanpa pamrih dan pergi tanpa jejak, seperti angin yang singgah sebentar untuk menenangkan hati yang gelisah. Hari- hari berlalu salsa Kembali bekerja seperti biasa tapi hatinya tak sama lagi ia bukan lagi dokter yang hanya percaya pada data dan diagnose, ia mulai melihat manusia bukan sekedar pasien, ia mendengarkan cerita mereka, menenangkan yang putus asa bahkan membantu pasien miskin tanpa meminta bayaran.

Rekan-rakanya heran, salsa…kau berubah sekali ujar salah satu dokter senior, salsa tersenyum lembut mungkin karena aku baru sadar menyembuhkan tak cukup dengn obat tapi juga dengan hati, namun dibalik senyum itu ada satu hal yang masih tertinggal, Rindu….setiap kali turun hujan, atau saat setiap kali ia melewati taman rumah sakit, kenangan tentang agus Kembali hadir, ia ingin sekali bertemu meski hanya untuk mengucap terimakasih dan takdir seperti ingin menjawab doanya mempertemukan mereka Kembali.

Sore itu hujan turun perlahan, salsa baru keluar dari mobil dinasnya dipinggir jalan dekat pasar lama, tempat pertemuan pertama mereka ia hanya ingin sekedar mengenang  tapi langkahnya terhenti, dibawah pohon rindang berdirilah seseorang, ia memayungi seseorang akan kecil yang kehujanan baju peri aitu sederhana tapi wajah dan senyum nya itu salsa tak mungkin salah mengenalinya ..Agus..Bisinya.. perlahan. Peria itu itu menoleh untuk sesaat waktu seperti berhenti, dua pasang pata saling bertemu mata seorang Wanita yagn dulu penuh gengsi dan mata peria yang selalu teduh dalam kesederhanaan, salsa melangakah pelan…kau pergi begitu saja tanpa kabar, tanpa pamit…” tanya salsa”..saya tak ingin jadi beban //”jawab agus”, saya sudah melakukan bagian saya, salsa menatapnya ….hujan pun membahasi wajahnya, lalu bagaiman dengan janjiku..” suara salsa bergetar”..agus terdiam.

Janji…”tanya agus”..ya janji ..aku pernah berjanji kalau kau bisa menyembuhkan ibuku aku akan jadi istrimu..”sambung salsa”…hujan seperti berhenti sejenak, agus menunduk menatap tanah yang becek dibawah kakinya, itu hanya ucapan disaat emosi dokter..aku tak ingin janji itu menjadi beban bagi mu salsa. Salsa pun menatapnya tajam namun penuh haru, agus…dulu aku mengucapkanya karena kesombongan, tapi sekarang aku mengulanginya kerena keikhlasan, kali ini agus menatapnya lama ada Cahaya lembut di matanya kau yakin..dunia kita berbeda..! salsa menggeleng pelan “ cinta tak peduli dunia siapa kau datang membawa mukjizat..bukan Cuma untuk ibuku tapi juga untuk hatiku, dan aku tak ingin kehilangan orang yang membuatku belajar arti rendah hati, Agus menatap langit, hujan reda…sinar senja muncul disela awan ..kalu begitu…katanya perlahan biarlah janji itu jadi nyata, bukan karena kajaiban tapi karena cinta yang lahir dari keajaiban itu sendiri.

Bebrapa bulan kemudian dihalaman kecil rumah sakit tempat semua kisah ini bermula sebuah pernikahan sederhan digelar tak ada kemewahan tak ada pesta besar, hanya tawa, doa dan kebahagiaan yang tulus, salsa tampil Anggun dalam kebaya putih sederhana agus berdiri disampingnya dengan kemeja bersih dan senyum yang hangat, ibu salsa duduk diantara mara tamu matanya berkaca-kaca….naaak…bisiknya pelan kau akhirnya menemukan seseorang yang bukan hanya menyembuhkan tubuhmu tapi juga hatimu, salsa mengenggam tangan ibunya tersenyum haru dihadapan para saksi dengan suara yang tenang namun penuh keyakinan agus menguacapkan ijab dan Kabul, saat itu suasana seolah berhenti tak ada satu pun mata yang kering semua orang menagis bukan karena kesedihan tapi karena mereka tahu meraka sedang menyaksikan keajaiban cinta yang benar-benar lahir dari ketulusan.

TAMAT***


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

PUISI

CERITA

UMT.CSH

Saya Ikhlas Jadi Istrimu ( Ketika Doa Mengalahkan Logika ) ** Tamat**

Malam itu agus duduk sendirian di Mushola kecil dibelakang rumah sakit, lampu temaram menyorot wajahnya yang khusuk, angin malam membawa aro...

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.