NUansa.UMT

Ketika Hati Belajar Pulang

Ada masanya manusia merasa begitu jauh, bukan dari orang lain, tapi dari dirinya sendiri. Hati terasa asing, doa terdengar hampa, dan hidup berjalan tanpa arah yang jelas. Di titik itulah hati sebenarnya sedang lelah mengembara, rindu pulang, namun belum tahu jalan Untuk Kembali, Pulang bukan soal kembali ke tempat lama, melainkan kembali kepada kesadaran awal, bahwa kita hanyalah hamba. Bahwa di balik segala ambisi, kecewa, dan luka yang disimpan rapat, ada Tuhan yang tak pernah berpaling. Kita yang sering kali tersesat oleh gemerlap dunia, lalu lupa membaca peta keheningan, kita yang selalu berjanji dan selalu pula menginkari.

Ketika hati belajar pulang, ia mulai jujur pada dirinya sendiri. Ia mengakui rapuh, menerima kalah, dan berhenti berpura-pura kuat. Air mata yang dulu dianggap lemah, berubah menjadi bahasa paling tulus untuk memanggil langit. Dalam sujud yang panjang, hati menemukan sesuatu yang tak didapatkan di mana pun, ketenanganpun mulai dirasa, bebrapa waktu yang lalu saya punya rencana yang sudah tersusun rapi, namun setiap rencana yang telah disusun ada campur tangan Allah yang tidak bisa di ingkari, takdir telah punya ketentuan yang tak mungkin dielakan.

Sore itu saat Ketika saya berada Di tepi sungai yang mengalir tenang, kami berdiri berdampingan. Tidak ada mimbar, tidak ada pengeras suara, tidak pula sorotan siapa pun. Hanya air yang terus bergerak, langit yang merunduk kelabu, dan hati-hati yang sejenak berhenti dari hiruk pikuk dunia, Mereka datang dari kesibukan masing-masing. Ada yang lelah oleh tanggung jawab, ada yang diam-diam menyimpan beban hidup, ada pula yang sedang belajar berdamai dengan takdir, Namun sore itu, semua perbedaan lebur. Yang tersisa hanyalah kebersamaan dan kesadaran bahwa manusia, sejauh apa pun melangkah, tetap membutuhkan tempat untuk pulang.

Ada pak kamarudin, sahabat saya yang tidak pernah tua oleh usia, meski sudah tidak sebentar ia menjalani kehidupan didunia ini, tapi semangat perjalanan hidupnya tidak pernah renta, selalu sederhana dalam berprilaku, muda dalam bersikap membuat siapa saja merasa nyaman dan tenang Ketika Bersama beliau, saya yakin dibalik itu semua ada masalah yang ia sembunyikan, sebagai seorang manusia tentu tak luput dari persoalan, namun rasa Syukur telah meleburkan semua itu

ada yang terlihat enjoy dalam keseharianya, tertawa lepas sepanjang hari, Ia selalu tersenyum, seakan hidup tak pernah memberinya luka. Namun di balik kegembiraannya, ada hati yang tak pernah lalai mengingat Tuhan. Tawanya bukan pelarian, melainkan syukur yang menemukan bentuk. Di saat bahagia, ia tidak lupa bersujud; di saat lapang, ia tetap rendah hati. Ia mengajarkan satu pelajaran diam-diam, bahwa iman tidak selalu berwajah sendu kadang ia hadir sebagai kegembiraan yang tahu ke mana harus kembali.namun siapa sangka dibalik itu juga ada rasa penantian yang mengkhawatirkan, mungkin ia sedang menanti jodoh yang tak kunjung tiba.

Kyai Ahmad, kami sering menyapanya, jika dilihat dari wajah lebih kurang seumuran dengan pak kamarudin, saya banyak belajar dari beliau, Ia tak pernah meninggikan suara, sebab ia tahu luka sering lahir dari kata yang tergesa. Tutur katanya lembut, bukan karena lemah, tetapi karena hatinya terlatih untuk memahami. Dalam setiap kalimatnya ada jeda, dalam setiap jedanya ada kebijaksanaan. Ia memilih merangkul lewat bahasa, menenangkan lewat kata, dan mengingatkan tanpa melukai. Dari dirinya saya belajar satu hal penting, bahwa kelembutan adalah kekuatan yang paling sunyi, namun paling dalam maknanya. Terimakasih telah membeikan Pelajaran penting dalam kehidupan.

Sungai yang berada dibelakang kami itu seperti cermin waktu. Airnya mengingatkan bahwa hidup tak pernah benar-benar diam. Ia mengalir, membawa cerita masa lalu, menyapa hari ini, lalu pergi menuju masa depan. Begitu pula manusia, Kita sering terbawa arus, ambisi, kecewa, harap, dan luka. Tanpa sadar, hati telah jauh melangkah dan terus menjauh dari sumber ketenangan, Dalam kebersamaan sederhana itu, ada pelajaran yang tak terucap. Bahwa iman tidak selalu lahir dari kesendirian yang sunyi, tetapi juga dari tawa yang tulus bersama. Bahwa persaudaraan adalah salah satu cara Allah menjaga hati kita agar tidak terlalu jauh tersesat.

Kami bersandar di pagar tua, seperti manusia yang bersandar pada iman. Tidak sempurna, kadang rapuh, namun tetap menjadi penopang agar kita tidak jatuh sepenuhnya ke dalam keputusasaan, Di sanalah hati mulai belajar pulang pelan-pelan, tanpa paksaan, Belajar pulang bukan berarti hidup tanpa masalah. Justru di tengah masalah itulah kita diingatkan kita tidak sendiri. Ada saudara yang menguatkan, ada doa yang saling diselipkan, dan ada Allah yang Maha Menyaksikan setiap langkah, bahkan yang paling sederhana.

Belajar pulang berarti berdamai dengan masa lalu. Bukan menghapus luka, tapi memahami dan belajar dari setiapa kejadian, bahwa setiap luka pernah menjadi jalan. Kesalahan tak lagi dipeluk dengan penyesalan yang menyiksa, melainkan dengan taubat yang menenangkan. Di sanalah hati belajar, bahwa Allah tidak menunggu kita dengan sempurna Dia hanya menunggu kita kembali.

Dan saat hati benar-benar pulang, dunia tetap sama: masalah belum tentu selesai, ujian masih datang silih berganti. Namun ada yang berbeda cara kita memandang hidup. Beban terasa lebih ringan, karena kini kita tidak lagi berjalan sendirian.


Share:

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

PUISI

CERITA

UMT.CSH

Ketika Hati Belajar Pulang

Ada masanya manusia merasa begitu jauh, bukan dari orang lain, tapi dari dirinya sendiri. Hati terasa asing, doa terdengar hampa, dan hidup ...

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.